Thursday, December 17, 2009

Dependent-time Schrodinger Equation

Akhirnya... baru teringat impian waktu dulu untuk menulis formula matematika di blog ini. Saya coba tulis persamaan yang menggugah saya untuk menggali hakikat dari dunia mikroskopik. Inilah persamaan yang begitu indah, dan saya coba tulis tentunya dengan $LaTeX$.

$\large i {\partial \over \partial t} \Psi(x,\,t)= -{1 \over 2m} {\partial^2 \over \partial x^2} \Psi(x,\,t)+ V(x)\Psi(x,\,t)$

Nantikan kelanjuatan penggalian rumus-rumus yang membuat Anda terkesima dengan pesona Matematika. Keep read it!!.

Wednesday, December 16, 2009

KONSISTENSI: CARA YANG TEPAT BELAJAR MENULIS

Sudah agak lama saya tidak menulis lagi di blog ini. Saya masih ingat dulu ketika saya pertama kali membuat blog ini pada bulan April 2009. Niat membuat blog waktu itu cuma hasrat saya untuk belajar menulis. Saya beranggapan bahwa kemampuan menulis adalah keahlian yang terbaik dalam menjalani masa akademisi saya selama belajar di perguruan tinggi.

Secara tidak sadar namun pasti, terlihat komitmen awal itu menghilang. Banyak kesempatan yang terbuang ketika saya berniat menuangkan gagasan lewat tulisan. Setiap kali saya membuka blog dan masuk ke halaman tulisan, saya terhenti dan bingung mau menulis apa. Seakan-akan pikiran ini terkunci dan sangat sulit untuk menyatukan ide-ide melalui serangkaian kalimat yang menyatu dan koheren.

Saya menyadari akan kehilangan komitmen itu. Semuanya terjadi karena kondisi yang tidak tepat bagi saya untuk konsisten menulis di blog. Saya ingat mungkin ketika awal-awal blog ini tercipta begitu banyak waktu luang baik untuk penemuan ide dan pencurahan gagasan. Sesekali gagasan menarik terlintas di pikiran saya, sejenak saya berpikir sambil kadang saya bawa dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Pada kesempatan yang tepat saya menulis gagasan yang saya pikirkan dan saya mengetiknya di komputer. Alhasil, dalam tiap kali kegiatan menulis ada saja ide yang terlintas bagaikan air mengalir.

Mengingat masa-masa lalu seperti itu membuat saya ingin kembali padanya lagi. Tetapi ini tidak mungkin. Namun dalam setiap momen ada saja terbesit dalam hati untuk terus berupaya menulis di blog ini. Terkadang semangat itu muncul ketika membaca artikel di majalah atau di website tertentu. Saya merasa iri dan tertantang pada mereka yang menulis segala hal yang mereka kuasai dan ilmu yang mereka dapat.

Saturday, November 14, 2009

Tentang K3LL

Di sini saya akan sedikit berbagi ilmu dari yang telah saya peroleh selama mengikuti perkuliahan. Hal yang saya peroleh itu dan saya jelaskan di sini adalah tentang K3LL. Apakah K3LL itu?

K3LL merupakan singkatan dari kesehatan keselamatan kerja dan lindung lingkungan. Dalam K3LL hal yang penting dipelajari adalah bagaimana cara agar seseorang dapat menghindari segala macam kerugian yang diperolehnya dalam melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan. Ada beberapa terminologi dalam K3LL yang menjadi dasar utama kajian ilmu tersebut yaitu, hazard, risk, incident, dan accident. Hazard adalah segala macam hal baik benda maupun kondisi lingkungan tertentu yang dapat menimbulkan suatu bahaya atau berpotensi memiliki bahaya. Risk atau dalam padanan bahasa indonesianya berarti risiko adalah besarnya kemungkinan suatu bahaya dapat mengenai suatu objek yang berada di sekitar hazard. Jika dibuat sebuah fungsi dari risk, maka variabel yang terikat di dalamnya adalah konsekuensi (consequence) yang ditimbulkan dan besar kemungkinan (probability) yang dapat membuat suatu bahaya dapat terjadi. Kemudian incident adalah suatu kecelakaan yang tidak menimbulkan kerugian sedangkan accident adalah suatu kecelakaan yang dapat memberikan kerugian. Kedua-duanya merupakan kejadian yang tak terduga dan tiba-tiba terjadi pada saat melakukan kegiatan atau aktivitas pekerjaan. Kerugian itu berasal dari hazard dengan risk yang melekat dan ada pada potensi bahaya itu.

Suatu contoh yang mudah untuk menjelaskan ke empat hal itu mungkin bisa dilihat dari kasus berikut. Misalnya terdapat jalanan berupa tangga yang menanjak dan di sana terdapat genangan air. Ini bisa kita sebut sebagai hazard. Kemudian kita bisa lihat kemungkinan suatu bahaya yang ditimbulkannya yaitu terpeleset. Ketika ada orang yang berjalan di tangga tersebut dan tidak sengaja dia terpeleset. Ada dua kemungkinan di sini. Apabila dia terpeleset kemudian dia bisa menahan tubuhnya untuk tidak terjatuh maka ini bisa kita sebut sebagai incident. Sedangkan apabila dia terjatuh kemudian terpelanting serta menimbulkan kerugian seperti memar, cidera, patah tulang, dan kerugian lainnya maka ini bisa kita sebut sebagai accident. Dari kasus yang mudah tersebut kita bisa memahami suatu kaitan yang jelas antara hazard, risk, incident, dan accident. Ini membantu kita untuk memahami kasus lain yang mungkin lebih rumit dan kompleks misalnya seperti dalam kasus kecelakaan mesin pabrik.

Antara hazard, risk, incident, dan accident merupakan empat pokok penting yang saling terkait satu sama lain dan menjadi yang fundamental dalam studi K3LL. Seperti ilmu-ilmu lainnya yang cenderung memiliki istilah khusus tertentu yang terkadang sulit dipahami dengan semantik umum, kata-kata atau istilah yang dibentuk dalam K3LL itu sendiri bukan bermaksud mengkhususkan ilmu tersebut untuk hanya dapat dipahami kalangan sempit saja, namun kata-kata atau istilah itu merupakan pembentuk paradigma yang tepat sebagai konteks yang jelas terhadap tujuan dan peranan ilmu itu.

Yang menarik dari K3LL ini adalah kajian ilmunya yang multidisipliner dan sangat aplikatif dalam dunia keteknikan atau enjinering. Intinya adalah bagaimana agar seseorang dapat tidak mengalami kerugian selama menjalani proses pekerjaan dalam dunia terapan ilmu yang digelutinya. Banyak sekali kajian ilmu yang terkait yaitu ilmu kesehatan (healthy science), ilmu keselamatan (safety sciences), kimia, biologi, fisika, toksikologi, ergonomi, statistik (digunakan dalam penentuan risiko atau risk assesment), ilmu rekayasa (engineering), dan lain-lain.

Namun dari banyak kajian ilmu yang terkait dengan K3LL, yang paling utama dan sering digunakan ilmu manajemen. Mengapa? karena dalam prakteknya, K3LL selalu berkaitan dengan upaya perencanaan serta pengontrolan suatu sistem agar dapat meminimalkan atau bahkan sekaligus menghilangkan risiko. Adalah SMK3 atau sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, yaitu bidang yang terkait dengan ilmu manajemen dan K3LL meliputi hal-hal dalam pembuatan struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kebijakan K3. Tujuan adanya SMK3 ini adalah dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif.

Jadi dapat disimpulkan bahwa K3LL ini adalah sebagai ilmu atau sebuah pendekatan. K3LL sebagai ilmu karena di dalamnya terdapat kajian yang cermat, sistematis, metodis, dan konkret dalam hal pengendalian risiko pada manusia maupun lingkungan di sekelilingnya. Sedangkan K3LL sebagai pendekatan karena ilmu tersebut sering digunakan dan terintegrasi dengan sistem yang memerlukan pengendalian bahaya dan risiko. Upaya pengendalian risiko ini adalah dengan memperkecil risiko yang dilaksanakan dalam bentuk program-program khusus yang di rangkao dalam suatu bentuk organisasi dan manajemen yang terintegrasi.

Mungkin sekian tulisan tentang K3LL ini. Tulisan ini hanya berisi sedikit dari sebagian besar ilmu yang saya dapat tentang K3LL selama menjalani perkuliahan di semester awal untuk jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia. Apabila terdapat kesalahan tolong dimaklumi. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen K3LL yaitu Ibu Yuni Kusminanti, SKM, MSi yang sangat kompeten dibidangnya dalam hal materi K3LL yang telah menjelaskan dengan sangat detail dan cermat sehingga saya dan teman-teman kuliah dapat mengerti dan memahami aspek penting dari ilmu K3.

Dan pesan terakhir, dengan semangat menyampaikan ilmu, marilah kita sebarkan ilmu yang kita miliki kepada orang lain. Jangan sembunyikan ilmu yang kita miliki pada saat orang lain bertanya. Karena ilmu itu hakikatnya untuk diketahui. Tugas kita memperolehnya dan menyampaikan. Itu saja, sangat sederhana bukan. (Jumat, 13 November 2009, Pukul 6.40)

Wednesday, November 11, 2009

Transformasi

Apakah Anda ingat waktu di mana Anda berubah menjadi pribadi yang bukan seperti biasanya?

Dan itulah yang bisa disebut sebagai "Transformasi". Begitulah, istilah Transformasi, terdiri dari kata "trans" dan "formasi" yang bisa disebut sebagai perpindahan, perubahan, itulah "trans", sedangkan bentuk, pola, itulah "formasi". Dikaitkan dengan hal lain, misalnya transformasi sikap berarti perubahan bentuk sikap, transformasi moral berarti pergeseran moral, dan banyak lagi. Ya, transformasi sebagai suatu indikasi di mana sesuatu melekat padanya mengalami perubahan dari satu ke dua, atau dua ke satu, bisa naik atau turun, itulah "Transformasi".

Ketika saya mengaitkan banyak hal di dunia ini, semuanya tidak pernah lepas dari perubahan. Tidak ada yang tetap di dunia ini kecuali satu, perubahan. Ya, yang tetap hanyalah perubahan, yang konstan adalah perubahan, apapun itu.

Waktu, salah satu penyebabnya. Karena dimensinya membuat kita seakan-akan ada pada suatu tingkatan, waktu sebelum, waktu sesudah, tidak jauh dari itu. Linearitas waktu sebanding dengan perubahan yang terjadi di dalam fenomena alam dan fenomena sosial. Karenanya juga, hukum sebab akibat dapat berlaku dan teori determinisme tak terbantahkan. Sebuah "Transformasi" memerlukan adanya ruang yang membuatnya dapat berproses. Tentu, ada jeda di antaranya, begitupula ada waktu di antara keduanya.

Penggalian hakikat tentang "Transformasi" tidak cukup dijelaskan hanya melalui apa yang terlihat dalam bentuk fisik. Wujud lain, di balik bentuk fisik ada bentuk komplemen darinya, adalah meta-fisik, "meta" sebelum, atau selain daripada fisik.

"Terinspirasi dari macam-macam transformasi di kajian matematika lanjut, transformasi laplace, transformasi fourier, transformasi Z, ... yang semuanya membuat perubahan signifikan"